Jarak

Rentang waktu adalah jarak, sesuatu yang menghalangi adalah jarak. Jarak dapat membuat segala sesuatunya berubah. Jika jarak tercipta karena keadaan percayalah jarak akan memberikanmu suatu kehangatan tapi jika kau ciptakan jarak dengan sengaja maka jarak akan membakar dirimu.

Jangan sengaja berlari untuk di kejar, bisa jadi orang yang setia berlari mengejarmu sudah jemu dan menepi hingga kau lupa jika dia telah berhenti sejak kamu berlari jauh dan semakin menjauh.

Percayalah! Ketulusan tidak pernah setega itu!

Jika kesenanganmu adalah melihat orang lain mengejarmu maka aku pastikan untuk berhenti dan tidak akan pernah mengejar seseorang yang hanya ingin dikejar tanpa memikirkan derap langkahku.

Jika kamu benar mencintai sesuatu hal maka kamu tidak akan pernah bosan dengan hal itu. Pun sama halnya dengan kamu mencintai seseorang jika dengan sungguh-sungguh kamu lakukan maka tidak akan pernah muncul perasaan itu.

Bosan itu manusiawi, bahagia itu sifat alami manusia dan kesedihan pun perasaan yang tidak dapat di hindarkan oleh manusia.

Jika benar mencinta pastinya tidak akan pernah dengan sengaja mengundang jarak untuk hadir di tengah-tengah kita apapun alasannya. 

Jika itu terjadi artinya? Jawabannya ada pada hatimu.

MyBiyan πŸ’‹

      Mungkin kedengeran lucu sama filosofi kali ini setelah sebelumnya gue bahas hal yang agak berat tentang filosofi pohon pisang.Sebenernya ga harus melulu anak ayam sih cuma gue sering nonton film kalau anak ayam menetas dan pertama kali hewan lain yang dia lihat pasti dia anggap induknya.

Yups! Itu sama banget sama apa yang gue alamin tapi ini bukan anak ayam tapi anak manusia dan dia adik gue sendiri.

Jadi begini, gue punya adik bungsu namanya Muhamad Abiyanza Syaputra dan nama itu gue sendiri yang ngasih ke dia.

Saat dia lahir 3 tahun lalu penuh drama dan tragedi. Gimana nggak dia lahir saat mama kena stroke yang menyebabkan mati rasa sebelah dan bibir mama nggak simetris alias miring. Sedih ga sih lo? Gak usah nanya apa yang gue rasain saat itu.

Hari lahir Biyan itu 2 hari setelah idul fitri dan dimana-mana traffic jam mengintai, yaaaah seperti itu suasana jalanan yang di lalui mama selama ke rumah sakit.

Bisa di bayangin mama dalam keadaan stroke dan udah mules dari habis solat subuh, kita udah pasrah bakal caesar karena keadaan mama nggak memungkinkan buat lahiran normal. Rumah sakit tujuan kita itu nun jauh di sana di RSUD Ciawi yang jalur macetnya. naujubilahimindzalik!

Mama berangkat dari rumah jam 8 pagi sampe rumah sakit jam 6 sore! Gilaaaaa bener-bener gilaaaaaaaa mama bisa survive tanpa jejeritan ditengah jalan.

Jarak rumah gue biasanya cuma 1,5-2 jam tapi saat itu bisa 10 jam ada dijalanan!

Bahkan saking macet stuck dan gabisa jalan (padahal lewat tol) orang-orang termasuk om dan kakak sepupu gue yang ikut nganterin bisa jajan mungkin kalau bawa kasur kayanya mereka tiduran diluar deh.

Akhirnya sampe rumah sakit mama udah ga kuat ternyata adik gue udah keluar dan kakinya sebelah menari nari (gak bisa bayangin saat itu perjuangan mama seperti apa) lalu dokter ikutan panik karena posisi sungsang dan udah keluar kaki, hampir semua dokter jaga turun tangan, alhamdulilah atas izin Alloh adik gue lahir selamat tanpa cacat dan bisa secara normal. Barokallah ..

Gimana keadaan mama? Gak usah ditanya keadaannya kritis πŸ˜” tekanan darahnya makin tinggi, sempet blooding dan beberapa jam pasca melahirkan nggak sadarkan diri. Gue panik sepanik paniknya saat tau keadaan mama. Ya robb tunjukan kuasa-Mu.

Setelah tindakan ini dan itu akhirnya mama sadar dan bisa lewat masa kritis cuma belum bisa masuk ruang perawatan, biarpun begitu bersyukur banget lagi-lagi mama bisa survive dengan keadaan seperti itu. Ah mama terharu jadinya anakmu ini 😒

Dua hari setelahnya mama masuk ruang perawatan tapi baru juga ngerasa seneng eh mama blooding lagi dan masuk ruang operasi untuk di kiret, pedih hati ini liat mama di dorong keruang operasi. Bener ya di sinetron kalau kita panik mondar mandir depan ruang operasi itu nyata karena gue seperti itu, cemas karena inget kondisi mama yang beneran kepayahan dan berharap bisa survived (lagi) 

Jam berlalu akhirnya dokter keluar dan mama bisa dipindah ke ruang perawatan. Alhamdulilah yaa robb kuasa-Mu tak ternilai.

3 hari pasca melahirkan bayi yang sehat ini udah bisa di bawa pulang tapi mama belum boleh pulang karena masih butuh perawatan. Dengan berat hati gue ninggalin mama di rumah sakit bawa pulang adik bayi yang masih merah dan saat itu gue benci banget karena dia hampir bikin mama meninggal.

      Malam pertama gue lewatin sama adik bayi rasanya hangat, ada sesuatu yang menggelitik di hati dan rasa sayang ketika menatap dan menggendong sambil bisikin ‘dek kita berdua jadi tolong kerjasamanya ya jangan nakal nurut sama teteh’ 

Adik bayi bangun hanya jam 3 dini hari untuk mimi susu selepas itu tidur lagi. Sama sekali nggak rewel!

Rasanya seperti punya anak sungguhan mulai dari begadang, ganti popok dan gendong.

Hampir seminggu di rumah sakit akhirnya mama boleh pulang dan bisa berkumpul di tengah-tengah kita. Alhamdulilah…

Setelah itu gue nggak pernah lewatin sedikitpun waktu berduaan sama biyan, mungkin seperti ini rasanya kalau punya anak nanti. Lagi kerja keingetan dia dan pengen cepet gendong. Excited!

Alhasil ketika biyan mulai besar dan bisa ngomong dia manggil gue bukan teteh (sebutan kakak perempuan sunda) tapi malah manggil ‘mimih’ Ini asli enggak di ajarin sama sekali dan nggak kepikiran untuk dipanggil kaya gitu tapi ternyata gue punya porsi lain di hati biyan. Anak kecil nan polos yang jadi pelipur lara gue, mainan dan boneka hidup buat gue.

Ah biyan sekarang kamu udah besar, makin pinter ngomong dan makin cerdas. Selalu pinter ngambil hati mimih kalau lagi kesel dan marah dan makin susah kalau ditinggal karena sekarang udah bisa duduk sendiri di atas motor, tau suara motor dan selalu paham kalau gue dandan rapi pasti mau pergi.

Tapi kalau gue pamit mau kerja dia nggak pernah rewel dan bilang ‘hati-hati ya mih’

Biyan sakit pun harus ada mama dan mimi yang tidur di sebelahnya plus pengen di gendong bergantian. 

Duh biyan sekarang kamu udah besar, rasanya baru kemarin mimi gendong sambil ganti popok sekarang udah pinter protes gak mau pake baju inilah itulah apalah harus keren katanya πŸ˜…

Bisa pijitin kalau mimi cape dan jadi temen curhat biarpun dia cuma jawab iya dan nggak ngerti sama sekali hihi

Atau jadi orang yang lap air mata saat diam-diam gue nangis dan dia meluk lalu ikutan nangis dan kita nangis barengan. Konyol tapi memang manis rasanya.

Terlepas dari pintarnya dia namanya juga anak-anak yang gak lepas dari dunianya, bermain!

Ngajak main biarpun mimi cape, nggak ngerti kalau pengen minjem handphone mimi, atau nggak paham saat tablet dia lowbat tp dia masih mau main atau nangis nggak jelas marah-marah.

Ah biyan jangan cepet besar ya.. mimi masih pengen main lama-lama sama kamu dek 😘
Peluk hangat buat biyan dari mimi, selamat ulang tahun ya sayangnya mimi πŸ’‹

Pria itu …

Seseorang bertanya pada saya, siapa orang yang ingin dijadikan tempat untuk menghabiskan waktu dan sisa hidup saya?Simpelnya saya bilang seseorang yang seagama, orang yang mempunyai tujuan hidup dan saya ada di dalam salah satu daftar tujuannya.

Seseorang yang mau berusaha dalam segala hal karena menemani saat dia masih nol adalah hal yang nikmat luar biasa.

Seseorang yang bisa menjadi panutan untuk saya sekaligus bisa mengendalikan sisi yang tidak baik dalam hidup saya.

Saya mau pria yang rela berkorban untuk saya dan anak-anak kami kelak.

Saya ingin bertanya, jika ada Pria yang memberimu uang Rp. 5000 dan pria yang memberimu Rp. 10.000, kalian pilih mana?

Pasti Rp. 10.000kan?

Pandangan sebagai makhluk ekonomi memang pasti akan memilih dengan nominal yang lebih besar tapi tahukah kalian jika dilihat dari segi lainnya kalian akan menemukan sesuatu, sesuatu hal yang mempunyai makna tidak bernilai.

Pria A hanya memiliki Rp. 7000 dan dia memberikan apa yang dia punya lebih banyak untuk dirimu dibanding untuk dirinya sedangkan pria B memiliki uang Rp. 100.000 dan kalian hanya mendapat sedikit dari apa yang dia punya.

Bagi saya pria A adalah idaman untuk saya, karena dia tidak akan memikirkan dirinya sendiri dan pasti akan memperjuangkan apapun untuk kebahagiaan orang yang dia sayang diatas kepentingannya.

Menemani dari nol bukan berarti menemani semenjak masuk bangku kuliah atau bangku sekolah karena saat seperti itu pria tidak akan memikirkan hal-hal krusial kehidupan. Pria dewasa akan matang ketika dia keluar dari bangku perkuliahan dan menghadapi kehidupan yang sebenarnya, kehidupan yang sama sekali beda dari yang dia bayangkan. seiring berjalan waktu pria itu akan terlihat dewasa dan disitulah kalian akan melihat sisi perubahan pria tersebut.

Dimana hal terberat adalah masa transisi dari mahasiswa menjadi pria dewasa. Sekali lagi saya bilang pastikan kalian ada di dalam daftar tujuan hidupnya!

Wanita, pria dan patah hati

      Wanita dan patah hati adalah teman karib yang akan selalu berjalan bersama -biarpun ngga setiap saat- 

Wanita menghargai setiap proses patah hati dengan baik. Mereka lebih banyak menghabiskan waktu ketika patah hati dengan menangis! Fase paling awal yang dia lakukan pasti menangis! Dia perlu menangis beberapa saat untuk menyesali apa-apa yang sudah dia lakukan selama patah hati ‘pergi’.

Ia harus menangis bukan karena kehilangan orang yang dia cintai tapi menangis karena kehilangan cinta itu sendiri, bisa jadi karena dia telah memberikan sedikit bahkan seluruh hatinya untuk pria itu.

     Menangis dan menyendiri, membiarkan seluruh tangisannya keluar padahal ia sendiri bingung apa yang ia tangisi dan mengapa dia menangis. Namun ada banyak hal klise yang memang tidak dapat dijelaskan oleh logika mengapa ia harus menangis.

      Setelah berpuas diri dengan menangis dan menyendiri, dia akan mulai mencari hiburan untuk dirinya sendiri, misalnya bertemu dengan teman-teman dan pergi ke tempat wisata ataupun hanya sekedar duduk manis di sudut cafe dan curhat bersama temannya.

     Fase sendiri sedikit demi sedikit berubah dan berganti dengan banyaknya teman yang support dan tentunya teman baru termasuk lawan jenis yang mungkin saja datang menghampiri.

      Luka masih terasa namun wanita sudah merasa (lebih) baik dan bersiap untuk menata kembali hati yang telah terpatahkan. Menata hati bukan berarti membuka hati untuk orang lain melainkan memberi waktu pada hati untuk dapat membalut luka itu.

Sebaik apapun keadaan berpisah, pasti menyisakkan luka bukan? Jika ingin tidak ada yang terluka mengapa harus berpisah?

      Biasanya setelah melewati fase-fase tersebut wanita sudah dapat menata hati dan sedikit bernafas lega namun pria yang meninggalkan atau menyakiti hatinya pasti datang lagi, itu pasti! Percayalah… mereka yang meyakiti hatimu pasti akan berbalik mencarimu suatu hari nanti baik sekedar menyapa atau mengajak memperbaiki apa-apa yang sudah pernah ia rusak, hancurkan dan tinggalkan begitu saja.

Mengapa ia kembali? Karena fase patah hati pria dan wanita berbeda. 

Wanita patah hati pasti galau terlebih dahulu baru bisa happy.

Pria patah hati pasti happy terlebih dahulu baru bisa galau. 

      Biasanya jika sudah seperti ini hanya ada 2 pilihan yang dapat dipilih oleh wanita tadi, membiarkan hatinya kembali pada orang yang telah menyakitinya atau menutup hati rapat-rapat untuk dia.

Be smart woman, don’t hurt your heart too much.

      

What is cinta?

Cinta itu absurd, saya tidak dapat mendeskripsikan apa itu cinta.

Cinta hanya bualan, saya berpikir seperti itu ketika saya kerap kali tertipu oleh mulut manis pria dan akhirnya saya di duakan.

Cinta itu naif, saya mulai berasumsi jika pecinta tidak dapat bertindak secara rasional dan mengabaikan kalimat waras yang seharusnya dipahami.

Cinta itu pengorbanan, ketika harus berjuang atas nama cinta padahal saya sendiri tidak tahu dan tidak yakin mengapa saya mau menghabiskan banyak waktu dan energi hanya untuk cinta yang seharusnya bisa membuat bahagia bukan hanya lara.

Cinta itu buta, ketika banyak orang menentang namun tetap ingin saya jalani walaupun saya tahu kemana akan berujung, kandas!

Lalu cinta itu apa? Cinta itu siapa? Banyak sekali orang yang mendewakan cinta namun saya sendiri masih belum mengerti arti cinta.

Saat ini saya ‘mencintai’ seseorang, mencintai berarti sebuah kegiatan dan itu dilakukan terus menerus setiap harinya kepada orang yang sama, orang yang menurut saya layak untuk berjuang bersama saya mengarungi sombongnya kehidupan.

Banyak orang bertanya seperti apa orang yang layak mendapatkan kasih sayang dan cinta itu sendiri.

As simple as me want, pria yang mau menggenggam tangan saya dan mengajak berlari, tak peduli jika wajah ini tidak menarik saat di ajak berlari dan tidak akan pernah berlari sendiri meninggalkan saya demi orang lain. Pria yang mau berkomitmen serta memberikan kepastian terhadap saya. Perempuan butuh kepastian bukan?

Mempunyai visi dan misi hidup memang penting dalam membangun suatu kerja sama yang baik, berumah tangga bukan hal mudah terlebih bagi saya yang memang nol tanpa di dompleng oleh orang tua baik berupa materi ataupun popularitas.

Pria yang mampu berkomitmen pasti paham akan konsekuensi yang dia dapatkan, pria bertanggung jawab adalah pria yang mau melakukan segala resiko terhadap apa-apa yang sudah dia perbuat. Menikah itu harus matang, matang mental serta materi.

Menikah bukan perkara mudah dan murah. Pria yang sudah mantap berkomitmen tentunya sudah tahu resiko yang akan dihadapi ketika ia mantap mengajak wanitanya untuk membangun sebuah komitmen serius, menikah. Tentunya pria seperti ini tak akan mundur hanya karena gerimis dalam hubungan.

Bagi saya, menikah bukan ukuran sukses seseorang dalam menjalani suatu kehidupan. Tidak ada lomba cepat-cepat menikah lalu yang belum menikah menjadi di kucilkan. Lucu!

Ukuran sukses seseorang adalah dapat membangun keluarga yang baik serta anak-anak yang berguna. Menikah bukan hanya perihal mengisi kekosongan, gengsi, kesepian atau bahkan kekinian.

Jangan menikah karena kesepian karena jika kamu sudah merasa ramai makan pernikahan tak lagi istimewa. Jangan menikah karena gengsi karena ketika menikah hanya sekedar ikut-ikutan tidak akan bertahan lama dan akhirnya menyebabkan perceraian yang dapat menyakiti banyak pihak.

Menikah itu menyempurnakan ibadah (dalam agama saya-islam) makanya menikah itu sangat sakral dan tidak main-main. Itu sebabnya saya sangat berhati-hati memilih pasangan hidup yang akan dijadikan pendamping hidup selamanya.

Menikah bagi saya adalah mengabdikan sisa hidup saya terhadap pria itu. Lalu apa jadinya jika kita salah pilih pendamping? Apa selamanya akan hidup dalam kesengsaraan? Bukankah menikah sebuah kebahagiaan? Menggenapkan yang ganjil, maka dari itu berhati-hatilah akan pernikahan.

Saya perempuan berusia hampir 24 namun belum menikah, bukan karena saya tidak ingin menikah tetapi saya hanya menunggu saat yang pas dan orang yang tepat. Pada usia saya saat ini, percintaan bukan lagi hal utama apalagi pacaran, sudah tidak ingin rasanya berpacaran mengenal sosok baru dan semuanya baru. Mengerikan!

Pada usia saya seperti ini pria yang menghampiri pun bukan lagi yang mengajak berpacaran namun semuanya pasti mengajak ke arah pernikahan. Bukan tidak ingin menikah tetapi saya pemilih. Saya ingin memilih pria yang akan menikahiku kelak bukan atas dasar terpaksa atau dipaksa namun memang keinginan dari hati.

Saya sudah berkomitmen dengan seorang pria yang 2 tahun ke belakang telah menjadi kekasih hati. Pria ini saya pilih bukan karena dia seorang anak orang kaya ataupun dari keluarga pejabat. Bukan pula pria super tampan atau pria yang memiliki kendaraan super wow dan isi dompet yang wah.

Pria yang saya cintai kini adalah pria bertanggung jawab dan penuh komitmen. Tahun pertama kami menjalin kasih, pria ini berkomitmen untuk melanjutkan ke level yang lebih serius, kami bertunangan. Alhamdulilah niat baik kami terwujud di tahun kedua. In shaa Alloh tahun ketiga nanti jika Alloh menghendaki kami ingin menghalalkan yang selama ini dilarang sekalipun itu di akhir tahun.

Semoga tidak banyak aral melintang dan hati kami tetap teguh pada komitmen yang telah kita bangun.

Lalu cinta itu apa?

Bagi saya cinta adalah rasa tidak ingin kehilangan namun tidak tahu alasan mengapa harus merasa takut. Cinta itu absurd. Cinta itu kamu. Iya kamu pria berkumis tipis yang selama ini membuat saya jatuh cinta berulang kali.

Curug Ciparay

     Libur lebaran kali ini sebenernya diluar ekpetasi gue dan Dia. Kita berdua kepingin main air asin dan main ombak tapi apa daya karena satu dan lain hal kita urungkan niat itu.

     Dia gak bakal kecewain gue dan gue percaya kalau Dia bisa sulap liburan ini dengan sesuatu hal yang berkesan dan menarik. True! He give me a surprise. Liburan cantik dengan pengalaman baru. Dia nunjukin kalau liburan ngga perlu mewah asalkan kita bisa sama-sama enjoy pasti nikmat. 

Lokasinya di Kawasan Wisata Gunung Bunder di Curug Ciparay. Masih daerah Bogor yaaa.

Mau liat oleh-olehnya? Nih ..


Please bukan mau pamer kemesraan tapi cuma mau bilang kalau perjalanannya kurang lebih seperti ini hehe

Kanan kiri ku lihat hutan kayanya yaa dan pemikiran gue ‘kok sepi sih sepanjang jalan atau jangan-jangan nyasar nih’ tapi pria manis berkumis tipis di sebelah gue bilang ini bukan nyasar tapi emang sepi dan ngga banyak anak alay lalu lalang ditambah lagi jalan masuknya ada 2 arah jadi jalan yang kita lewatin itu sepertinya baru dibuka (analisa gue ya kalimat terakhir) 

Si pria ini sepanjang jalan cerita dan apapun itu diceritain padahal kalo lagi biasa sih gue yang banyak cerita, ternyata dia mengalihkan supaya gue tetep enjoy dan menikmati perjalanan. Di foto ini dia bilang ‘maaf ya liburannya engga sesuai ekpetasi kita tp aku ganti liburan yang seperti ini, gak apa-apa ya kan sama aja main air’. Bagi kalian biasa aja denger kalimat itu tapi gue ngerasa waaaarrrr biasa, ternyata dia sebegitunya mikirin liburan biar ga mengecewakan. *skip nanti curhat kepanjangan*

Lanjut ya fotonya mau sedikit narsis nih hihi



Selain sepanjang jalan bebatuan seperti foto pertama, ditengah jalan kita ketemu sama pemandangan kaya gini, kalau menurut kalian biasa aja ya monggo tp menurut gue ini bagus karena gue baru nemu πŸ˜… di mall mah gak ada batu ijo begini dan please ini bukan efek kamera loh cuma dari kamera hp biasa bukan slr.

Lumutnya masih ijo pertanda disini masih asri belum banyak di jamah orang.


Tadaaaaaaa… beginilah penampakan saat gue byuuuurrrr ke dalem air yang super dingin dan menyesap ke seluruh tubuh sampe menggigil hihi

Airnya jernih! Aseliiiiiiiiii air gunung bukan buatan yang di atasnya dipake cuci mobil atau mandi sama orang seperti di curug itu tuh πŸ˜…

Kok air terjunnya kecil amat? Bukaaan bukaaan itu bukan langsung di air terjun, kita berenang di bawahnya lagi ya soalnya pas air terjunnya itu kedalaman kurang lebih 30 meter (menurut bapak yang jaga disitu) karena airnya deras banget dan debit airnya banyak. 


Disana air terjunnya dan keliatan kecil ya? Karena gue lumayan jauh dari sana dan posisi gue dibawah banget tapi not bad asli deh! Musim liburan seperti ini pasti banyak orang yang berlibur di tempat wisata manapun tapi disini masih sepi cuma ada beberapa orang aja yang dateng.

Kalian gak usah khawatir perut keroncongan karena disana ada warung kok dan ada tukang sate juga πŸ˜…
     Oh iya untuk liburan kali ini sungguh murah meriah gaes! Gue rinciin ya pricelist nya

– tiket masuk kawasan wisata gunung bunder 30.000 (normalnya 25.000 tapi karena lagi musim liburan jadi naik deh) harga itu bukan per-orang tapi per-motor ya, kalau kalian sendiri dan gak boncengan tiketnya 20.000 aja (sedih ya ke tempat wisata sendiri keliatan jomblonya, sabar yaa)

– bayar parkir 10.000. Disini sebenarnya ada beberapa area parkir dan harganya pun bervariasi ada yang 5000 dan 10.000. Kalau yang 5000 kalian masih jauh jalan lagi tapi kalau milih yang 10.000 kalian lebih dekat aksesnya ke jalan menuju tujuan. Silahkan pilih sesuai keinginan.

– masuk ke Curug Ciparay 10.000/orang. 

Murah bukan? Dengan view yang aduhay harga segitu sih setimpal. Disana juga safety kok jembatannya bukan dari kayu reot tapi oleh mereka dibuat jembatan sungguhan yang udah di cor dan di sepanjang jalan di sediakan tempat sampah jadi kalian gak boleh buang sampah sembarangan ya, inget! Yang buang sampah sembarangan cuma anak alay yang gak bisa jaga lingkungan. Alam jaga kita, kita jaga alam.

FYI nih gaes perjalanan dari parkiran ke TKP itu kurang lebih 45-60 menit dengan turun naik bukit yang pastinya bikin kaki senat senut buat yang belum terbiasa seperti gue ini πŸ˜‚

Mau liat lagi ngga pemandangannya? 


Awal datang kita di suguhin sama pemandangan kaya begini, segerrrrrrrrrrr banget di mata. Tapi untuk kolam yang di belakang gue ini nggak boleh di pake mandi soalnya ada banyak pusaran air. Kalian nggak usah khawatir disitu ada papan peringatan jadi kalian bisa hati-hati.

Fasilitasnya lengkap dan bersih. Ada warung, kamar mandi dan musola.
     Jadi masih ragu dan takut main ke alam? Selama kita baik pasti alam akan baik. Jangan vandalisme yaaa kasian loh pengelolanya.

Sampe ketemu di cerita liburan selanjutnya. 

Ps : terimakasih pria berkumis tipis yang memberikan pengalaman baru

Banyak rasa, rasa banyak

Karena hidup ngga perlu terlalu lurus, kadang perlu sedikit belokan karena agar kita tahu gimana menurunkan sedikit laju kecepatan hidup.

      Ramadhan ketiga ditahun kedua bareng Dia, lelaki berkumis tipis yang selalu menggoda jiwa .. ahaydeuh ~~

Kenapa bisa awet padahal sering ribut seperti anak kecil yang kehilangan mainan atau terkadang menangis seperti anak kecil yang makanannya direbut. Gue juga ngga tau kenapa karna kalau jawab kita berjodoh terlalu klasik di dengar.

Beruntung dia bisa multifungsi (emangnya panci 3 in 1 yang emak gue suka pake haha) maksudnya multitalent yang bisa bertukar peran kapan aja sesuai kondisi.

Dia teman kalau lagi ngerasa biasa aja, chat juga biasa aja (biasanya ini terjadi kalau lagi sama-sama sibuk atau salah satu jenuh)

Contohnya : lagi apa  || baru sampe rumah nih || oh yaudah istirahat || iyaa.

Disitu kaya chat ama temen ya biasa aja tapi kita emang kadang suka begitu ngga tau kenapa tapi bukan berarti marahan.
Lalu Dia juga bisa berubah jadi sahabat yang care banget sama gue dan becanda konyol parah, misalnya begini : mana bisa kamu kaya gitu, nurut makanya dasar palkor || idih sotau nih upil firaun || dikasih tau ngeyel susah kalo palkor. Dan begitu terus ledek-ledekan sampe kita lupa kalau ternyata lagi kesel.

Dia juga bisa berubah jadi pacar yang baik dan romantis misalnya dengan tiba-tiba ngasih bunga, coklat atau ngajakin jalan dengan mendadak dan cuma sekedar pengen ketemu. Duileh baaaang ☺️

Atau jadi kakak yang bisa nasehatin kalau gue lagi cerita kesel bahkan sampe nangis dan bisa jadi obat penenang saat panik atau jadi tisu saat perlu buat lap ingus eh air mata maksudnya.

Bisa berubah jadi driver kekinian yang selalu bilang “jangan pulang sendirian nanti aku jemput” atau “kamu lagi sakit nanti aku anter ke tempat tujuan.” 

Bisa musuh juga kalau berdebat udah kaya apaan tau apalagi kalau udah ngeselin dan kepala batu, susaaaaaah bener dilurusin biarpun ujungnya kita saling minta maaf.
Semuanya udah dicobain tinggal berubah jadi suami aja ya (AMIN) semoga sabar kita membawa berkah menuju halal.
Doain kita berdua ya semoga tetep solid membangun pondasi yang cukup kokoh buat modal berumah tangga nanti. Materi aja ngga cukup buat membangun rumah tangga dan cinta aja ngga cukup buat bisa bikin rumah tangga mulus. 

I love you almost full lelakiku πŸ’•